Pemerintah Diminta untuk Menerapkan Kebijakan Safe Harbour Policy

42 views

Supaya usaha lancar, perusahaan penyedia berbelanja on-line lokal minta pemerintah mengaplikasikan kebijakan safe harbour policy. Ini yaitu kebijakan supaya transaksi yang dikerjakan customer lebih aman.

Asosiasi e-Commerce Indonesia (IDea) menyebutkan, praktek perlindungan ini umum dikerjakan supaya customer tambah nyaman bertransaksi di on-line. Mereka dapat terlepas dari content negatif yang disebarkan oleh pelapak atau merchant.

Pemerintah Diminta untuk Menerapkan Kebijakan Safe Harbour Policy

Menteri Komunikasi serta Informatika Rudiantara Senin (27/2) menyebutkan, tengah mempersiapkan beleid Ketentuan Menteri atas safe harbour policy. Menteri membidik beleid ini terbit th. ini.

Kominfo sejatinya telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 5 th. 2016 mengenai batasan serta tanggung jawab penyedia basis serta pedagang perdagangan lewat system elektronika berupa user generated kontent. Cuma memiliki bentuk masih tetap hanya surat edaran, hingga belum juga mempunyai kemampuan mengikat untuk melindungi keamanan transaksi on-line.

Satu diantara point perlu yang berada di rancangan ketentuan itu yaitu ada perlindungan hukum untuk penyedia serta pemakai basis, dan pedagang. Spesial untuk penyedia basis diwajibkan sediakan fasilitas pelaporan serta fasilitas blokir atau penghilangan blokir pada content yang dilarang.

Pelaku bisnis daring sendiri menyongsong positif gagasan ketentuan itu. Mereka yakin beleid ini dapat mencegah info negatif yang dapat memengaruhi reputasi perusahaan daring. ” Ketentuan ini untuk perlidungan pada penyelenggara, penjual, serta konsumen, ” tutur Aulia Marinto, Ketua Umum IDea.

Ia mencontohkan masalah laporan yang dapat mencoreng citra perusahaan on-line. Umpamanya ketika barang yang di jual nyatanya tidak mematuhi hukum seperti barang ilegal atau palsu.

Walau sebenarnya aktornya yaitu dari pedagang atau beberapa pelapak. Memanglah, Aulia mengatakan sampai saat ini belumlah ada peristiwa fatal tapi hal semacam ini mesti dapat diantisipasi.

Dalam rangka Mendekati pertandingan berolahraga terakbar di Asia, Asian Games 2018, BNI jadi Prestige Digital Banking Mitra mengajak orang-orang selalu untuk kembali kenang jasa beberapa atlet berolahraga senior yang sudah membawa nama harum Indonesia didunia Internasional, sekalian memberi semangat untuk beberapa atlet muda yang juga akan bertanding th. depan.

BNI memberi penghargaan pada beberapa atlet senior berprestasi atau The Legend Heroes Indonesia dengan memberi perlindungan kesehatan baik dari BNI sendiri ataupun perusahaan anak, BNI Life, Rabu (29/11/2017).

Untuk menghormati The Legend Heroes itu, BNI juga berniat menerbitkan beragam product spesial, diantaranya uang elektronik atau BNI TapCash Limited Edition. Satu diantara variannya yaitu BNI TapCash Limited Edition yang membubuhkan beberapa photo The Legend Heroes sebagai Collectible Item. Product BNI TapCash Collectible Item ini juga akan di jual lewat beragam channel e-Commerce di mana hasil penjualannya juga akan jadi bentuk penghargaan pada beberapa atlet berprestasi.

Pada saat itu beberapa Pahlawan Berolahraga Legendaris yang ada yaitu Ellyas Pical yang disebut Juara 3 kali IBF Super Flyweight Champion (1985-1989), Junaidi Abdillah (legenda pemain bola di Olimpiade Munich 1972), Tati Sumirah (peraih Piala Uber Pertama untuk Indonesia th. 1975), Lelly Sampoerno (Penembak Putri Indonesia peraih 8 medali Emas South East Asia Shooting Association atau SEASA th. 1968 – 1983), dan Yustedjo Tarik (Petenis Juara I Davis Cup th. 1982). Photo contoh muka mereka diabadikan pada BNI TapCash Collectible Item.

Diluar itu, BNI memberi pertolongan perlindungan kesehatan sejumlah semasing Rp 50 juta pada tiap-tiap atlet senior yang ada itu. Mereka juga memperoleh perlindungan asuransi jiwa dari perusahaan anak BNI, yakni BNI Life berbentuk asuransi dengan nilai premi sebesar Rp 30 juta per orang.

Deretan Direksi BNI memberi Mock Up kartu BNI TapCash edisi Collectible Item pada atlet-atlet senior yang ada pada acara Rilis BNI as Official Prestige Digital Banking Mitra pada Asian Games 2018 yang dikerjakan di Kantor Pusat BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (29 November 2017).

Ada pada saat itu Wakil Direktur Paling utama BNI Herry Sidharta, Ketua Pelaksana INASGOC Erick Thohir, Direktur Usaha Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo, serta deretan Direksi BNI.

Bukan sekedar beberapa bekas atket, BNI juga mendatangkan beberapa Pahlawan Muda yang sudah mengharumkan nama Indonesia dan jadi keinginan Indonesia di masa yang akan datang, Muhammad Naufal (Atlet tembak), Ardhi pratama (Pebasket), Hanif Syahbandi (Pesepak bola). Pertemuan beberapa pahlawan berolahraga (The Legend Heroes) dengan atlet muda (The Future Heroes) ini dimaknai jadi usaha yang tanpa ada putus untuk menyebarkan semangat juang untuk berprestasi membawa nama baik Indonesia.

Muhammad Naufal, menyebutkan, “Sebagai atlet yang juga akan bertanding di Asian Games 2018, tentunya telah banyak persiapan yang dikerjakan seperti fisik, tehnik bermain, kiat dan mental agar bisa memberi yang paling baik untuk Indonesia. Pelatih juga sudah membuat kondisi yang mensupport supaya kami bisa menghadirkan perform paling baik sepanjang kompetisi. Saya juga katakan terima kasih pada BNI dan bekas atlet Indonesia yang sudah memberi support untuk saya serta semua atlet Indonesia yang juga akan berlaga. Support dari memberi semangat lebih untuk kami untuk mencapai medali emas, ” tutur Muhammad Naufal.

Jadi lambang berlanjutnya pencetakan prestasi berolahraga Indonesia di Asian Games 2018, wakil The Legend Heroes menyerahkan api pada The Future Heroes. Kesibukan ini memulai support BNI pada keberhasilan Indonesia jadi tuan-rumah Asian Games 2018. “Masih dalam situasi Hari Pahlawan, acara kesempatan ini mengusung semangat Menghormati Jasa Pahlawan, dalam hal semacam ini beberapa Pahlawan Berolahraga yang sudah mengharumkan nama baik bangsa serta negara pada pertandingan berolahraga internasional, atau Empowering the Champion, ” ungkap Herry Sidharta.

Herry Sidharta menyebutkan, BNI memperoleh penghargaan jadi hanya satu bank digital yang melayani Asian Games 2018 atau mungkin dengan predikat Official Prestige Digital Banking Mitra Asian Games 2018. Karenanya BNI meningkatkan beragam beberapa produk spesial untuk Asian Games, dari mulai BNI Debet Virtual Akun, yap!, dan BNI TapCash Limited Edition Asian Games 2018 yang semuanya berbasiskan tehnologi digital.

Erick Thohir menjelaskan kalau Asian Games yaitu satu peluang untuk mendorong perusahaan Indonesia untuk lebih Go internasional. Terlebih BNI telah mempunyai banyak kantor cabang diluar negeri. BNI mempunyai kemampuan ke arah itu karna tengah gencar mengusung service digitalnya, satu service yang paling diperlukan orang-orang sekarang ini.

Dengan Debet Combo Virtual Akun, beberapa atlet serta official yang datang dari Jepang, Hong Kong, Singapura, Korea, serta Myanmar bisa peroleh Kartu Debet Combo Virtual Akun sebelumnya tiba di Indonesia. Langkahnya, mereka butuh mendatangi kantor-kantor cabang BNI di negara itu, hingga saat tiba di Indonesia, mereka telah bisa segera bertransaksi.